HomeKolom UlamaFatwaHukum Ucapan “Jumat Mubarak” – Fatwa Syaikh Shalih Fauzan
Hukum Ucapan "Jumat Mubarakah" - MuadzDotCom - Sahabat Belajar Islam
Hukum Ucapan "Jumat Mubarakah" - MuadzDotCom - Sahabat Belajar Islam

Hukum Ucapan “Jumat Mubarak” – Fatwa Syaikh Shalih Fauzan

Pertanyaan:

Apa hukumnya ucapan Jumat Mubarakah (Jumat yang penuh berkah) yang disampaikan oleh seorang muslim kepada muslim yang lainnya pada setiap hari Jumat, baik itu melalui SMS atau forum-forum?

Jawaban:

Ucapan tersebut tidak ada asalnya dan itu merupakan bid’ah. Tidak diperbolehkan saling memberikan ucapan selamat (seperti itu) di hari Jumat. Hal tersebut tidak ada riwayatnya sama sekali dan tidak termasuk amalan generasi salaf dan ucapan tersebut termasuk perkara yang diada-adakan.

Dan memang orang-orang dari kalangan ahli bid’ah saat ini sibuk dengan (menyebarkan-red) ucapan-ucapan mereka tersebut melalui ponsel-ponsel dan jaringan internet mereka. Mereka menggunakan cara seperti ini untuk menyebarluaskan kebid’ahan mereka.

Diterjemahkan secara bebas dari fatwa Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafidzahullah dalam website resmi beliau di http://www.alfawzan.af.org.sa/node/13651.

Oleh: Muadz Mukhadasin



*Syaikh Shalih bin Fauzan bin Abdullah al-Fauzan merupakan salah satu ulama besar anggota Haiah Kibar Ulama sekaligus anggota Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa Arab Saudi.

4 comments

  1. Assalamu’alaikum.
    Bila ucapan Jum’at mubarak termasuk bid’ah, apakah ada dalil atau hadist yang melarang untuk mengucapkan hal tersebut?
    Bila argumennya hanya lantaran tidak ada riwayatnya sama sekali, berarti menggunakan handphone, laptop, menonton TV, hingga membawa mobil, juga termasuk bid’ah.
    Mohon pencerahannya.
    Terimakasih.

    • Muadz Mukhadasin

      Wa’alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Bidah yang dilarang adalah dalam hal yang berkaitan dengan agama. Dalam perkara agama, hukum asalnya adalah terlarang dikerjakan kecuali ada dalil yang memerintahkannya. Adapun dalam perkara dunia seperti yang antum sebutkan di atas, maka hukum asalnya adalah boleh selama tidak ada dalil yang melarang.

  2. Kalau kita mengatakan, semoga hari ini membawa berkah kpdmu wahai saudaraku, apakah itu dilarang? Kalau tidak, nah apa bedanya dgn menyebut ‘jum’at mubarak’ ? Do’a itu kan bebas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Kedudukan Ijazah Sanad Ilmu di Zaman Sekarang - MuadzDotCom - Sahabat Belajar Islam

Kedudukan Ijazah Sanad Ilmu di Zaman Sekarang

Pertanyaan: Apakah diperkenankan bagi orang yang sudah mendapatkan ijazah dari Anda untuk kemudian memberikan ijazah ...